Usai Indonesian Premier League (IPL), Divisi Utama dan Divisi I, PSSI
akhirnya resmi menggulirkan kompetisi Divisi III. PSSI mengklaim
kompetisi amatir tersebut, hanya diikuti pemain U-19.
"PSSI
merancang kompetisi amatir akan digunakan sebagai ajang mematangkan
bibit-bibit muda sepak bola tanah air. Sebab, Divisi I ditetapkan
sebagai ajang berkompetisi bagi pemain U-23. Divisi II untuk U-21 dan
sedangkan Divisi III untuk U-19. Dua dua level kompetisi terbawah,
sesuai rencana, yakni pada Januari 2011," terang Ketua Umum PSSI, Djohar
Arifin Husin kepada Bola.net, dalam pertemuan Pengprov PSSI
se-Indonesia, di Hotel Kaisar, Jakarta Selatan, Selasa (24/1).
Untuk
perangkat pertandingan, menurut Djohar, PSSI yang membiayai semua
perangkat pertandingan. Hal tersebut dilakukan agar tidak memberatkan
pihak penyelenggara di masing-masing daerah. Selain untuk meringankan
beban panitia lokal, sekaligus antisipasi adanya kecurangan semisal
pengaturan skor.
"Sekarang PSSI yang membayar wasit. Semua
perangkat pertandingan yang bayar PSSI. Itu agar tidak lagi berpihak
pada tuan rumah. Sebab, pada kepengurusan sebelumnya, yang bayar itu
adalah klub tuan rumah. Sehingga mudah dalam menjalankan tindak
kecurangan," bebernya.
Sementara itu, secara simbolis, PSSI
memberikan bantuan sebesar Rp175 juta yang diterima Pengprov Jawa Barat
untuk menyelenggarakan kompetisi Divisi III.
"Sekali lagi, uang
bantuan ini bukan dibagi-bagikan untuk klub, namun untuk panitia
penyelenggara pertandingan. Sehingga, klub-klub yang berjumlah 26 di
Jawa Barat, hanya perlu datang dengan membawa pemain dan bertanding,
tanpa harus memikirkan biaya lapangan, operasional, wasit, pengawas
pertandingan dan lain-lainnya," terang Wakil Ketua I Pengprov Jawa
Barat, Agus Yasmin.
Agus menambahkan, untuk wilayah Jawa Barat, pertandingan akan digelar di lapangan Pusdik Cimahi, Kota Cimahi.
"Paling
lambat pada pekan depan, kami akan menyelenggarakan serentak di enam
lapangan milik Pusdik Kodam Cimahi. Itu merupakan bentuk kerja sama KONI
Kota Cimahi dan Kodam," tuturnya. (esa/mxm/bl)
World News
KLASEMEN LIGA EROPA »
|
Priemier League
| ||||
|---|---|---|---|---|
| 1 | Manchester City | 34 | ||
| 2 | Manchester United FC | 29 | ||
| 3 | Newcastle United | 25 | ||
LA Liga
![]() | ||
|---|---|---|
| 1 | Real Madrid CF | 31 |
| 2 | FC Barcelona | 28 |
| 3 | Valencia | 24 |
|
Serie A
| ||
|---|---|---|
| 1 | Juventus | 22 |
| 2 | Lazio | 22 |
| 3 | AC Milan | 21 |
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
24 Jan 2012
Semen Padang Targetkan Tembus Liga Champions Asia
Tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat, Semen Padang, menargetkan
dapat tembus Liga Champions Asia musim kompetisi 2012/2013. Pelatih
Semen Padang, Nil Mayzar, mengatakan untuk mencapai target tersebut, tim
asuhannya akan berusaha menjuarai Liga Prima Indonesia (LPI) musim ini.
"Mudah-mudahan (bisa masuk Liga Champions Asia). Sudah cukup lama Semen Padang tidak tampil di kompetisi Asia," kata Nil Mayzar, Selasa, 24 Januari 2012. Terakhir, tim berjuluk Kabau Sirah itu tampil di kompetisi tingkat Asia pada musim 1993/1994 di ajang Piala Winners setelah sebelumnya menjuarai Piala Liga Indonesia 1994.
Saat itu mereka mencapai perempatfinal yang sekaligus menjadi salah satu pencapaian terbaik klub Indonesia di tingkat Asia. Peluang Semen Padang kembali ke kompetisi regional Asia musim depan sampai saat ini masih terbuka. Kini Semen Padang berada di puncak klasemen LPI dengan 15 poin atau berjarak 5 poin dari peringkat kedua, Persibo Bojonegoro. "Kami tetap berusaha memberikan yang terbaik," Nil menambahkan.
Suasana tim yang bermarkas di Indarung itu pun, kata Nil, ada dalam kondisi bagus dan sangat ingin mempersembahkan prestasi terbaik. Dalam pertandingan terakhir, mereka mengalahkan Arema dengan skor 3-1. Di musim 2010/2011, mereka berada di peringkat keempat Liga Super Indonesia.
"Mudah-mudahan (bisa masuk Liga Champions Asia). Sudah cukup lama Semen Padang tidak tampil di kompetisi Asia," kata Nil Mayzar, Selasa, 24 Januari 2012. Terakhir, tim berjuluk Kabau Sirah itu tampil di kompetisi tingkat Asia pada musim 1993/1994 di ajang Piala Winners setelah sebelumnya menjuarai Piala Liga Indonesia 1994.
Saat itu mereka mencapai perempatfinal yang sekaligus menjadi salah satu pencapaian terbaik klub Indonesia di tingkat Asia. Peluang Semen Padang kembali ke kompetisi regional Asia musim depan sampai saat ini masih terbuka. Kini Semen Padang berada di puncak klasemen LPI dengan 15 poin atau berjarak 5 poin dari peringkat kedua, Persibo Bojonegoro. "Kami tetap berusaha memberikan yang terbaik," Nil menambahkan.
Suasana tim yang bermarkas di Indarung itu pun, kata Nil, ada dalam kondisi bagus dan sangat ingin mempersembahkan prestasi terbaik. Dalam pertandingan terakhir, mereka mengalahkan Arema dengan skor 3-1. Di musim 2010/2011, mereka berada di peringkat keempat Liga Super Indonesia.
27 Des 2011
Wah, Kelantan Minati Otavio Dutra?
Kota Bharu-Tenang, taktis, dan selalu tepat waktu saat mencuri bola dari kaki lawan. Begitulah gambaran penampilan Otavio Dutra saat menghadapi barisan penyerang Kelantan FA dalam laga di Stadion Sultan Muhammed IV, Kota Bharu, Kelantan, Malaysia, Jumat (21/12) malam. Berkali-kali bek tangguh asal Brazil itu menggagalkan penetrasi yang dilakukan duet maut Norshahrul Idlan Talaha dan Mohammed Ghaddar Mahmoud.
Tak ayal, hingga pertandingan usai striker Timnas Malaysia dan Lebanon itu gagal menjebol gawang Persebaya. Gol Kelantan justru lahir dari pemain tengah Indra Putra Mahiyudin yang rajin membantu serangan. Aksi trengginas Otavio Dutra malam itu memantik isu menarik; Kelantan berniat merekrut pemain bertinggi 190 cm tersebut.
"Sepertinya Kelantan memang tertarik sama Dutra. Sebab dari kemarin pelatihnya selalu tanya-tanya soal Dutra," ungkap Fatkhur, salah satu ofisial Persebaya yang ikut dalam lawawan ke Kelantan. Entah ada hubungannya atau tidak, Dutra dan pelatih Kelantan, Peter James Butler, akhirnya bertatap muka langsung di ruang tunggu Bandara Sultan Ismail Petra, Kota Bharu, Sabtu (24/12) pagi.
Waktu itu rombongan Persebaya hendak bertolak ke Surabaya, sementara Peter Butler mendampingi pasukannya beruji coba ke Kuala Lumpur. Dutra yang ditemani Andrew Barisic tampak berbincang akrab dengan mantan pelatih Persiba Balikpapan itu. Sekilas Peter Butler memaparkan fasilitas, gaji, dan bonus yang diterima pemain sepakbola profesional di Malaysia. Dutra dan Barisic terlihat manggut-manggut.
Obrolan berhenti setelah Peter Butler pamit ke kamar kecil. Kepada ligaprima.co.id yang mengonfirmasi ketertarikannya kepada Dutra, pria asal Inggris itu tersenyum sebelum akhirnya menjawab, "Saya kira tidak mungkin Kelantan mengambil Dutra. Kami sudah memiliki empat pemain asing, itu sudah batas maksimal."
Menghadapi AFC 2012 dan Malaysia Super League (MSL) musim depan Kelantan memang telah merekrut empat pemain asing yaitu Danny Antwi dan Emmanuel Okine dari Ghana, serta dua pemain dari Lebanon Mohammed Ghaddar Mahmoed dan Zakaria Charara. Okine dan Zakaria Charara adalah pemain gelandang, sementara Danny Antwi dan Mohammed Ghaddar striker. Dengan kondisi seperti itu rasanya mustahil bagi Dutra untuk bergabung dengan Kelantan.
Tapi Peter mengakui Dutra merupakan defender yang bagus. "Dia pemain bagus, tenang di belakang. Kami tadi tidak membahas apa-apa selain bertukar informasi sebagai sesama pekerja profesional," jelasnya sebelum berlalu menuju pesawat. (Sumarlin/IPL)
Wawancara Eksklusif Peter Butler (Pelatih Kelantan FA)
Surabaya (MediaSepakbola). Pertandingan leg kedua Persebaya melawan
Kelantan FA di Stadion Gelora 10 Nopember (G 10 N), Tambaksari,
Surabaya, Rabu (28/12) depan, sudah banyak ditunggu-tunggu oleh para
suporter Persebaya dan penikmat sepakbola nasional. Laga kedua ini
banyak diprediksi oleh para pihak akan tetap berlangsung sengit dan
ketat seperti pertandingan pertama di Kelantan, Jumat (23/12) lalu.
Disela-sela kedatangannya ke Indonesia, kontributor Mediasepakbola.com berkesempatan mewawancarai secara eksklusif Peter Butler Pelatih Kelantan FA di Lobby Hotel. Berikut petikan wawancara Mediasepakbola.com dengan Pelatih Kelantan FA :
MediaSepakbola : . Selamat pagi coach selamat datang di surabaya. Bagaimana sambutan suporrter surabaya?
Peterr Butler : Exelent dan luar biasa sambutan suporter surabaya kepada team kami . Saya sudah dengar tentang Bonek suporter Persebaya sejak saya menangani Persiba Balikpapan.
MediaSepakbola : Ada mantan anak asuh coach selama di Persiba sekarang bermain di Persebaya Edy Gunawan. Bagaimana pendapat coach soal Edy Gunawan
Peter Butler :Edy Gunawan pemain bagus , punya speed tinggi dan type pemain pekerja keras. Sangat kompak bermain dengan Robbie Gaspar . Ya dia pemain bagus.
MediaSepakbola : Bagaimana pendapat coach Peter tentang Sepak Bola Indonesia ?
Peter Butler : Indonesia punya banyak talenta bagus di sepakbola tapi sayang masih kurang dalam prestasi. Ini semua terjadi karena banyak pengurus di masa lalu yang tidak tahu akan sepakbola ikut terlibat di kepengurusan. Bukan prestasi yang diharapkan tapi uang yang jadi tujuan. Jadi sayang talenta bagus Indonesia tapi minim di prestasi
MediaSepakbola : Bagaimana pengalaman anda selama menangani Persiba ?
Peter Butler : Tim ini sangat bagus namun sayang , Persiba masih menungak gaji saya selama 8 bulan . Kasus ini sudah saya laporkan ke FIFA tapi sampai sekarang belum ada tanggapan.
Mediasepakbola : Team favorit coach peter ?
Peter Butler : Saya fans Leeds United karena saya berasal dari sana namun sayang saya belum pernah bermain di Leeds United.
MediaSepakbola : Pemain favorit Coach Peter ?
Peter Butler : Saya suka Gordon Strachtan. Gary Speed , Gary Mc Allister.
MediaSepakbola : Oke coach terima kasih dan Goodluck
Peter Butler : Oke terima kasih.
Bagi para suporter Persebaya yang berdomisili di luar Surabaya dan para pencinta sepakbola nasional dapat menyaksikan siaran langsung laga ini di MNC TV.
Unity cup: Persebaya (Indonesia) vs Kelantan FA (Malaysia).
Rabu, 28 desember 2011. Pukul 19.35 wib.
Di MNC TV (Live).
sumber
Disela-sela kedatangannya ke Indonesia, kontributor Mediasepakbola.com berkesempatan mewawancarai secara eksklusif Peter Butler Pelatih Kelantan FA di Lobby Hotel. Berikut petikan wawancara Mediasepakbola.com dengan Pelatih Kelantan FA :
MediaSepakbola : . Selamat pagi coach selamat datang di surabaya. Bagaimana sambutan suporrter surabaya?
Peterr Butler : Exelent dan luar biasa sambutan suporter surabaya kepada team kami . Saya sudah dengar tentang Bonek suporter Persebaya sejak saya menangani Persiba Balikpapan.
MediaSepakbola : Ada mantan anak asuh coach selama di Persiba sekarang bermain di Persebaya Edy Gunawan. Bagaimana pendapat coach soal Edy Gunawan
Peter Butler :Edy Gunawan pemain bagus , punya speed tinggi dan type pemain pekerja keras. Sangat kompak bermain dengan Robbie Gaspar . Ya dia pemain bagus.
MediaSepakbola : Bagaimana pendapat coach Peter tentang Sepak Bola Indonesia ?
Peter Butler : Indonesia punya banyak talenta bagus di sepakbola tapi sayang masih kurang dalam prestasi. Ini semua terjadi karena banyak pengurus di masa lalu yang tidak tahu akan sepakbola ikut terlibat di kepengurusan. Bukan prestasi yang diharapkan tapi uang yang jadi tujuan. Jadi sayang talenta bagus Indonesia tapi minim di prestasi
MediaSepakbola : Bagaimana pengalaman anda selama menangani Persiba ?
Peter Butler : Tim ini sangat bagus namun sayang , Persiba masih menungak gaji saya selama 8 bulan . Kasus ini sudah saya laporkan ke FIFA tapi sampai sekarang belum ada tanggapan.
Mediasepakbola : Team favorit coach peter ?
Peter Butler : Saya fans Leeds United karena saya berasal dari sana namun sayang saya belum pernah bermain di Leeds United.
MediaSepakbola : Pemain favorit Coach Peter ?
Peter Butler : Saya suka Gordon Strachtan. Gary Speed , Gary Mc Allister.
MediaSepakbola : Oke coach terima kasih dan Goodluck
Peter Butler : Oke terima kasih.
Bagi para suporter Persebaya yang berdomisili di luar Surabaya dan para pencinta sepakbola nasional dapat menyaksikan siaran langsung laga ini di MNC TV.
Unity cup: Persebaya (Indonesia) vs Kelantan FA (Malaysia).
Rabu, 28 desember 2011. Pukul 19.35 wib.
Di MNC TV (Live).
sumber
Empat Anggota EXCO Dipecat
Jakarta - Setelah habis
batas waktu yang telah ditetapkan, PSSI akhirnya menjatuhkan hukuman
kepada empat anggota Komite Eksekutif yakni La Nyalla Matalitti, Erwin
D. Budiawan, Roberto Roue dan Tony Aprliani, berupa pemberhentian
permanen.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Eddy Elison kepada wartawan di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/12/2011).
"Sesuai SK 002/PTS/M-KE-PSSI/12/2011, menyatakan terlapor La Nyalla Matalitti, Erwin D. Budiawan, Roberto Roue dan Tony Aprliani terbukti bersalah melakukan pelanggaran pasal 6, pasal 9, dan pasal 12 kode etik dan fair play PSSI dan Pasal 18 kode etik dan fair play," ujar Eddy.
Sebelumnya, pada 19 Desember ketua Komite Etik, Todung Mulya Lubis, meminta kepada keempat orang tersebut untuk meminta maaf secara tertulis kepada ketum PSSI dan Komite Eksekutif di kantor PSSI, serta mengirimkan pos tercatat kepada AFC dan FIFA dalam waktu 2 x 24 jam, namun hal itu tidak dilakukan.
"Tidak ada maaf lagi. Dengan ini mereka kami berhentikan dari Komite Eksekutif PSSI maupun kegiatan persebakbolaan Indonesia," tegas Edi.
Ia menambahkan, selain pemecatan terhadap mereka, juga diputuskan pergantian pimpinan di tingkat daerah.
"Ketua Pengprov Jatim La Nyalla digantikan oleh Bob Hippy, dan Tony Apriliani sebagai ketua Pengda Jawa Barat digantikan oleh Farid Rahman," tandas Edi.
( a2s / krs )
Hal itu disampaikan Juru Bicara Eddy Elison kepada wartawan di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/12/2011).
"Sesuai SK 002/PTS/M-KE-PSSI/12/2011, menyatakan terlapor La Nyalla Matalitti, Erwin D. Budiawan, Roberto Roue dan Tony Aprliani terbukti bersalah melakukan pelanggaran pasal 6, pasal 9, dan pasal 12 kode etik dan fair play PSSI dan Pasal 18 kode etik dan fair play," ujar Eddy.
Sebelumnya, pada 19 Desember ketua Komite Etik, Todung Mulya Lubis, meminta kepada keempat orang tersebut untuk meminta maaf secara tertulis kepada ketum PSSI dan Komite Eksekutif di kantor PSSI, serta mengirimkan pos tercatat kepada AFC dan FIFA dalam waktu 2 x 24 jam, namun hal itu tidak dilakukan.
"Tidak ada maaf lagi. Dengan ini mereka kami berhentikan dari Komite Eksekutif PSSI maupun kegiatan persebakbolaan Indonesia," tegas Edi.
Ia menambahkan, selain pemecatan terhadap mereka, juga diputuskan pergantian pimpinan di tingkat daerah.
"Ketua Pengprov Jatim La Nyalla digantikan oleh Bob Hippy, dan Tony Apriliani sebagai ketua Pengda Jawa Barat digantikan oleh Farid Rahman," tandas Edi.
( a2s / krs )
26 Des 2011
Pak Presiden, Apa Janji Itu Hanya Sebatas Mimpi?
Masih ingat Eriyanto?
Ia adalah kapten yang membawa The All Star Team Milan Junior Camp juara
di Milan Junior Camp Day Tournament di markas AC Milan, Italia, pada
tahun 2010. Tak hanya tim yang juara, ia pun terpilih sebagai kapten
terbaik. Sebuah prestasi yang luar biasa.
Seusai membawa timnya mengharumkan nama bangsa, Eriyanto dan kawan-kawan disambut bak pahlawan dan sempat "digadang" oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng ke Istana Negara untuk bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan janji manis kepada The All Star Team Milan Junior Camp.
"Presiden berjanji semua biaya sekolah ditanggung dan diberi kehidupan layak," ungkap Eriyanto yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat, saat dihubungi Kompas.com, Senin (26/12/2011).
Namun, janji itu ternyata hanya janji. Setahun berselang, Eriyanto tak pernah merasakan realisasi janji yang dilontarkan Presiden.
"Saya berharap pemerintah segera merealisasikan bantuan itu. Saya butuh banget untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Nyatanya sampai saat ini enggak ada. Janji itu sebatas mimpi," ujar Eriyanto.
Padahal, Eriyanto sangat membutuhkan bantuan itu demi meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Eriyanto berasal dari keluarga kurang mampu. Orangtuanya, Bapak Uli (42) dan Ibu Eha Suleha (37), bekerja sebagai buruh. Demi membantu ekonomi keluarganya, Eriyanto menggembala ternak setelah pulang dari sekolah di SMAN 1 Nagrek.
Akan tetapi, keterbatasan itu bukan menjadi penghalang bagi Eriyanto untuk mewujudkan mimpinya menjadi pemain hebat seperti Lionel Messi (Barcelona) dan Firman Utina (Sriwijaya FC).
Anak pertama dari tiga bersaudara itu masih tekun mengasah kemampuannya di SSB Asmaras. Eriyanto memang berencana mengikuti seleksi tim nasional U-17 pada Januari nanti.
"Saya tidak putus asa. Kalau putus asa, tidak akan mengubah segalanya," ujarnya.
Kisah Eriyanto ini mendapatkan perhatian dari publik pencinta sepak bola di dunia maya. Sebuah akun Twitter @sepakbolaisme menggalang dukungan untuk Eriyanto dengan melelang jersey mantan pemain timnas, Ilham Jayakesuma
Seusai membawa timnya mengharumkan nama bangsa, Eriyanto dan kawan-kawan disambut bak pahlawan dan sempat "digadang" oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng ke Istana Negara untuk bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Saya berharap pemerintah segera merealisasikan bantuan
itu. Saya butuh banget untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Nyatanya
sampai saat ini enggak ada. Janji itu sebatas mimpi.
"Presiden berjanji semua biaya sekolah ditanggung dan diberi kehidupan layak," ungkap Eriyanto yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat, saat dihubungi Kompas.com, Senin (26/12/2011).
Namun, janji itu ternyata hanya janji. Setahun berselang, Eriyanto tak pernah merasakan realisasi janji yang dilontarkan Presiden.
"Saya berharap pemerintah segera merealisasikan bantuan itu. Saya butuh banget untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Nyatanya sampai saat ini enggak ada. Janji itu sebatas mimpi," ujar Eriyanto.
Padahal, Eriyanto sangat membutuhkan bantuan itu demi meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Eriyanto berasal dari keluarga kurang mampu. Orangtuanya, Bapak Uli (42) dan Ibu Eha Suleha (37), bekerja sebagai buruh. Demi membantu ekonomi keluarganya, Eriyanto menggembala ternak setelah pulang dari sekolah di SMAN 1 Nagrek.
Akan tetapi, keterbatasan itu bukan menjadi penghalang bagi Eriyanto untuk mewujudkan mimpinya menjadi pemain hebat seperti Lionel Messi (Barcelona) dan Firman Utina (Sriwijaya FC).
Anak pertama dari tiga bersaudara itu masih tekun mengasah kemampuannya di SSB Asmaras. Eriyanto memang berencana mengikuti seleksi tim nasional U-17 pada Januari nanti.
"Saya tidak putus asa. Kalau putus asa, tidak akan mengubah segalanya," ujarnya.
Kisah Eriyanto ini mendapatkan perhatian dari publik pencinta sepak bola di dunia maya. Sebuah akun Twitter @sepakbolaisme menggalang dukungan untuk Eriyanto dengan melelang jersey mantan pemain timnas, Ilham Jayakesuma
Zulkifli Syukur Pernah Jadi Tukang Parkir
Bandung - Salah satu pilar timnas Indonesia ternyata pernah menjadi seorang tukang parkir. Lantas, siapa pemain yang dimaksud?
Sosok yang dimaksud adalah Zulkifli Syukur. Pemain Persib Bandung itu tidak pernah merasa malu dengan kehidupan sulit saat masih kanak-kanak. Bahkan, pemain bertahan Persib Bandung ini pernah berprofesi sebagai tukang parkir.
Pemain bernomor punggung 3 ini mengaku, dirinya sempat melakukan pekerjaan apapun untuk menyambung hidupnya. "Saya memang bukan berasal dari keluarga berada karena dulu saya terpisah dari orang tua sehingga saya harus membiayai hidup sendiri. Pernah saya jadi tukang parkir waktu di Makassar dulu," ungkap Zulkifli kepada wartawan saat ditemui di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, beberapa waktu lalu.
Berasal dari keluarga sangat sederhana tidak lantas membuat Zulkifli menyembunyikan identitasnya. Dia tidak pernah merasa malu dengan keadaannya karena itu merupakan bagian dari masa lalu yang ingin diubahnya saat ini.
"Perjuangan saya jadi pemain sepak bola tidak mudah. Butuh perjuangan keras dan saya tidak pernah melupakan perjuangan saya itu. Saya juga tidak malu kalau menceritakan ini pada kalian semua," tuturnya kepada wartawan.
Zulkifli kini telah membuktikan keberhasilannya di dunia sepak bola. Dirinya tidak ingin kejadian saat dirinya masih kecil terjadi pula kepada anak-anaknya.
"Cukup dulu saya yang susah dan saya tidak ingin hal itu terjadi pada anak-anak saya," pungkasnya. [inilah]
Sosok yang dimaksud adalah Zulkifli Syukur. Pemain Persib Bandung itu tidak pernah merasa malu dengan kehidupan sulit saat masih kanak-kanak. Bahkan, pemain bertahan Persib Bandung ini pernah berprofesi sebagai tukang parkir.
Pemain bernomor punggung 3 ini mengaku, dirinya sempat melakukan pekerjaan apapun untuk menyambung hidupnya. "Saya memang bukan berasal dari keluarga berada karena dulu saya terpisah dari orang tua sehingga saya harus membiayai hidup sendiri. Pernah saya jadi tukang parkir waktu di Makassar dulu," ungkap Zulkifli kepada wartawan saat ditemui di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, beberapa waktu lalu.
Berasal dari keluarga sangat sederhana tidak lantas membuat Zulkifli menyembunyikan identitasnya. Dia tidak pernah merasa malu dengan keadaannya karena itu merupakan bagian dari masa lalu yang ingin diubahnya saat ini.
"Perjuangan saya jadi pemain sepak bola tidak mudah. Butuh perjuangan keras dan saya tidak pernah melupakan perjuangan saya itu. Saya juga tidak malu kalau menceritakan ini pada kalian semua," tuturnya kepada wartawan.
Zulkifli kini telah membuktikan keberhasilannya di dunia sepak bola. Dirinya tidak ingin kejadian saat dirinya masih kecil terjadi pula kepada anak-anaknya.
"Cukup dulu saya yang susah dan saya tidak ingin hal itu terjadi pada anak-anak saya," pungkasnya. [inilah]
Brunei Agendakan Uji Coba Bagi Timnas U-21
Selaku tuah rumah ajang Tropi Hassanal Bolqiah 2012, Brunei Darussalam
tentunya tidak ingin tampil setengah-setengah. Karena itu, Brunei terus
mempersiapkan tim secara maksimal. Mereka ingin turnamen tersebut
menjadi ajang pembuktian sepak bola mereka yang patut diperhitungkan
kembali, setelah adanya sanksi dari FIFA.
"Untuk lebih mematangkan tim, kami akan beruji coba dengan klub-klub dari Singapura, Thailand dan Malaysia, pada januari mendatang. Kami ingin meraih gelar juara di rumah sendiri," ucap asisten pelatih Timnas U-21 Brunei, Hj Md Rosanan Abdullah Samak, kepada Bola.net.
"Kami memang harus mulai dari awal lagi. Tapi kami siap untuk bangkit dan menjadi lebih baik lagi," lanjutnya.
Federasi sepak bola Brunei Darussalam terkena sanksi dari FIFA sejak 2009 lalu. Ini akibat intervensi pemerintah pada Federasi. Sanksi mereka akhirnya dicabut pada tahun ini dan bisa kembali terlibat dalam berbagai ajang internasional.
Turnamen tersebut sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang digelar Brunei Darussalam dengan mengundang peserta dari negara-negara tetangga di kawasan ASEAN. Tapi, karena Federasi sepak bola mereka sempat dibekukan oleh FIFA dalam tiga tahun terakhir, alhasil turnamen tersebut pun ikut vakum.
(bola/esa/lex)
"Untuk lebih mematangkan tim, kami akan beruji coba dengan klub-klub dari Singapura, Thailand dan Malaysia, pada januari mendatang. Kami ingin meraih gelar juara di rumah sendiri," ucap asisten pelatih Timnas U-21 Brunei, Hj Md Rosanan Abdullah Samak, kepada Bola.net.
"Kami memang harus mulai dari awal lagi. Tapi kami siap untuk bangkit dan menjadi lebih baik lagi," lanjutnya.
Federasi sepak bola Brunei Darussalam terkena sanksi dari FIFA sejak 2009 lalu. Ini akibat intervensi pemerintah pada Federasi. Sanksi mereka akhirnya dicabut pada tahun ini dan bisa kembali terlibat dalam berbagai ajang internasional.
Turnamen tersebut sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang digelar Brunei Darussalam dengan mengundang peserta dari negara-negara tetangga di kawasan ASEAN. Tapi, karena Federasi sepak bola mereka sempat dibekukan oleh FIFA dalam tiga tahun terakhir, alhasil turnamen tersebut pun ikut vakum.
(bola/esa/lex)
22 Des 2011
Jika RD Ogah, Pelita Incar Pelatih Asal Malaysia
"Awalnya Pelita tertarik dengan Dollah Salleh. Tapi saya juga meminta Rahmad Darmawan. Salah satu diantara mereka akan merekrut Pelita," kata Manajer Pelita, Lalu Mara, di sela-sela acara launching tim di Restoran Sindang Reret, Kamis (22/12/2011).
Saat ini, Dollah Salleh masih merupakan pelatih Pahang FA. Pelatih berusia 48 tahun itu terbilang sukses. Dia pernah memberikan treble winner (juara Malaysia Premier League, Malaysia FA Cup, dan Malaysia Cup) saat membesut Selangor FA pada 2005 silam.
Meski begitu, kecil kemungkinan Dollah membesut Safee Sali dan kawan-kawan. Pasalnya, Pelita kemungkinan besar berhasil memboyong Rahmad Darmawan. Namun, Lalu Mara tidak memungkiri akan merekrut Dollah jika Rahmad gagal berlabuh ke Pelita.
"Bisa jadi begitu (Dollah alternatif Rahmad)," ujar Lalu Mara.
Dalam kesempatan itu, Lalu Mara juga mengincar gelandang asal Malaysia, Bakhtiar Baddrol. Baddrol adalah kapten yang membawa tim nasional Malaysia U-23 meraih medali emas di SEA Games 2011. Tentunya bukan perkara yang sulut bagi Pelita merekrut Baddrol. Pasalnya, Pelita terbilang sukses memboyong pemain Malaysia setelah sebelumnya mendapatkan Safee Sali.
"Bisa dibayangkan dua kapten negara terkuat di Asean bergabung menjadi satu di Pelita Jaya. Salah satu permintaan Egi Melgiansyah juga," tandasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
:: KOLEKSI FILM XZONE ::
Entertainment
Random Post
HP BISPAK
Total Tayangan Halaman
Categories
- Dunia (60)
- Dunia Suporter (17)
- Euro 2012 (5)
- Fhoto (3)
- Inggris (52)
- IPL (55)
- ISL (46)
- Italia (36)
- Jadwal Bola (2)
- Jerman (1)
- Liga Champions Asia (1)
- Liga Champions Eropa (23)
- lokal (4)
- Nasional (148)
- Perancis (3)
- Prancis (1)
- Profil pemain (16)
- Sejarah Klub (3)
- serba serbi (105)
- Spanyol (45)
- Stadion (6)
- Transfer Pemain (38)
- Video (1)
- wags (13)
Blogger Tricks
SPONSOR
Popular Post
Terbaru
?">index');
document.write('
var numposts = 5;var showpostthumbnails = true;var displaymore = false;var displayseparator = false;var showcommentnum = false;var showpostdate = false;var showpostsummary = true;var numchars = 60; ?max-results=10">Label 1
'); document.write(" ?max-results="+numposts+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts\"><\/script>");
?">index');
document.write('
var numposts = 3;var showpostthumbnails = true;var displaymore = false;var displayseparator = false;var showcommentnum = false;var showpostdate = false;var showpostsummary = true;var numchars = 60; ?max-results=10">Label 2
'); document.write(" ?max-results="+numposts+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts\"><\/script>");
?">index');
document.write('
var numposts = 3;var showpostthumbnails = true;var displaymore = false;var displayseparator = false;var showcommentnum = false;var showpostdate = false;var showpostsummary = true;var numchars = 60; ?max-results=10">Label 3
'); document.write(" ?max-results="+numposts+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts\"><\/script>");Fakta
Entri Populer
-
Untuk kedua kalinya, playmaker Uzbekistan, Server Djeparov meraih predikat sebagai pemain terbaik Asia atau AFC Player of The Year 2011 ...
-
London - Chelsea mulai kembali ke jalurnya dengan memetik kemenangan atas Wolverhampton. Manajer The Blues , Andre Villas-Boas, me...
-
Usai kekalahan dari Getafe akhir pekan lalu, Barcelona langsung menjalani latihan rutin di kompleks latihan Ciutat Deportiva, Senin (28/1...
-
PSSI menerima dana sebesar Rp 800 juta dari Mahaka Sports dan Brown Sports selaku promotor yang mendatangkan Los Angeles Galaxy dan Da...
-
London - Arsenal gagal meraih poin penuh saat berlaga di Emirates Stadium. Menjamu Fulham, The Gunners yang sempat tertinggal leb...
-
Turin - Juventus akan menghadapi ujian sulit di dua pertandingan Seri A berikutnya. Kiper Juve, Gianluigi Buffon, berjanji kepada J...
-
Real Madrid memiliki sebuah rencana besar pada tahun depan, yakni mendatangkan striker Wayne Rooney dari Manchester United. Dilansir El E...
-
Jakarta - PSSI belum menetapkan sanksi apa yang akan dijatuhkan pada klub-klub yang mundur dari Indonesian Premier League (IPL) da...
-
Juventus menghadapi Novara dalam lanjutan Serie A . Mereka berhasil mengalahkan lawan mereka tersebut dengan skor 2-0. Pertandingan baru...
-
Wakil presiden AC Milan Adriano Galliani menyatakan pihak ingin mendatangkan bintang Lionel Messi dan Xavi jika Barcelona berniat menjua...
Follower
DAFTAR ISI
-
▼
2012
(8)
-
▼
01/22 - 01/29
(8)
- Kue Ultah Mourinho Dari Skuad Real Madrid
- Hot " Larissa Requelme
- 25 Wags Sports Hot, Ada yang mau!!!
- Sepak Bola Pantai Putri,nyesel kalo gak liet gan.
- Mourinho Segera Tinggalkan Madrid?
- PSSI Gulirkan Kompetisi Divisi III
- 10 Pemain Yang Kembali Dari Masa Pensiun
- Semen Padang Targetkan Tembus Liga Champions Asia
-
▼
01/22 - 01/29
(8)
-
►
2011
(404)
- ► 12/25 - 01/01 (14)
- ► 12/18 - 12/25 (55)
- ► 12/11 - 12/18 (78)
- ► 12/04 - 12/11 (192)
- ► 11/27 - 12/04 (34)
- ► 11/20 - 11/27 (31)







